Sunday, April 28, 2019

Bahasa Jurnalisik







Soal pertama

PT Sulam Sutera Tbk berhasil memperoleh kebanggaan yang menorehkan kehebatan perusahaan dengan sejumlah prestasi dalam ajang Anugerah Pemerintah pada tahun  2019. Dalam gelaran Anugerah Pemerintah ke-8 tersebut,  Sulam Sutera dianggap mampu berhasil meraih penghargaan The Best Kinerja. Penghargaan ini diraih berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang dinilai sudah sangat ok dalam tata kelolanya, mencatatkan kinerja gemilang, sekaligus mampu bersaing di skala nasional dan global.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Sulam Sutera Ilham Bintang juga menyabet penghargaan sebagai The Best CEO. Selain kedua penghargaan tersebut, Sulam Sutera juga berhasil meraih penghargaan Pengembangan Talenta Terbaik dan Transformasi Organisasi Terbaik. Penghargaan ini diterima oleh Ilham Bintang pada acara yang diselenggarakan di Grand Ballroom Ritz Carlton, di Jakarta, pada hari Kamis (28/3).

"Penghargaan ini tentunya memotivasi seluruh jajaran Sulam Sutera baik manajemen maupun karyawan, untuk bekerja lebih baik lagi. Penghargaan ini membuktikan juga Sulam Sutera semakin siap bertransformasi menjadi perusahan energi," ujar Ilham Bintang.

Diselenggarakan oleh PT Swasta Sinema dan didukung oleh PPM Manajemen, penilaian Anugerah Pemerintah 2019 dilakukan sejak bulan Januari lalu melalui pengisian kuesioner, presentasi perusahaan, wawancara, dan penilaian dewan juri yang digawangi oleh mantan Menteri era SoehartoTanri Abeng. Setidaknya terdapat sejumlah aspek penilaian dalam penghargaan ini antara lain pertumbuhan dan transformasi, tata kelola perusahaan, pengembangan talenta (SDM), dan inovasi teknologi.

Dijelaskan oleh Tanri Abeng bahwa perusahaan Sulam Sutera sangat hebat. “Patut diapresiasi,” jelas Tanri Abeng pada saat penghargaan pada hari Jumat (29/3).

Melalui raihan ini, Sulam Sutera telah berhasil mempertontonkan kepada masyarakat luas terkait mantapnya kinerja perusahaan. Tidak hanya berhasil meningkatkan kinerja, perusahaan juga berhasil mengembangkan potensi insan Sulam Sutera.



Editan :

PT Sulam Sutera Tbk berhasil memperoleh kebanggaan yang menorehkan kehebatan perusahaan dengan sejumlah prestasi dalam ajang Anugerah Pemerintah pada tahun 2019. Dalam gelaran Anugerah Pemerintah ke-8 tersebut,  Sulam Sutera dianggap mampu berhasil meraih penghargaan The Best Kinerja. Penghargaan ini diraih berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang dinilai sudah sangat ok baik dalam tata kelolanya, mencatatkan kinerja gemilang, sekaligus mampu bersaing di skala nasional dan global.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Sulam Sutera Ilham Bintang juga berhasil menyabet penghargaan sebagai The Best CEO. Selain kedua penghargaan tersebut, Sulam Sutera juga berhasil meraih penghargaan Pengembangan Talenta Terbaik dan Transformasi Organisasi Terbaik. Penghargaan ini diterima oleh Ilham Bintang pada acara yang diselenggarakan di Grand Ballroom Ritz Carlton, di Jakarta pada hari Kamis (28/3).

"Penghargaan ini tentunya memotivasi seluruh jajaran Sulam Sutera baik manajemen maupun karyawan, untuk bekerja lebih baik lagi. Penghargaan ini membuktikan juga Sulam Sutera semakin siap bertransformasi menjadi perusahan energi," ujar Ilham Bintang.

Diselenggarakan oleh PT Swasta Sinema dan didukung oleh PPM Manajemen, penilaian Anugerah Pemerintah 2019 dilakukan sejak bulan Januari lalu melalui pengisian kuesioner, presentasi perusahaan, wawancara, dan penilaian dewan juri yang digawangi oleh mantan Menteri era Soeharto Tanri Abeng. Setidaknya terdapat sejumlah aspek penilaian dalam penghargaan ini antara lain pertumbuhan dan transformasi, tata kelola perusahaan, pengembangan talenta (SDM), dan inovasi teknologi.

Dijelaskan oleh Tanri Abeng mengatakan bahwa perusahaan Sulam Sutera sangat hebat. “Patut diapresiasi,” jelas Tanri Abeng pada saat penghargaan pada hari Jumat (29/3).

Melalui raihan penghargaan-penghargaan ini, Sulam Sutera telah berhasil mempertontonkan kepada masyarakat luas terkait mantapnya kinerja perusahaan. Tidak hanya berhasil meningkatkan kinerja, perusahaan juga berhasil mengembangkan potensi insan Sulam Sutera.


Hasil Editan :

PT Sulam Sutera Tbk berhasil memperoleh kebanggaan dengan sejumlah prestasi dalam ajang Anugerah Pemerintah pada tahun 2019. Dalam gelaran Anugerah Pemerintah ke-8 tersebut,  Sulam Sutera berhasil meraih penghargaan The Best Kinerja. Penghargaan ini diraih berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang dinilai sudah sangat baik, mencatatkan kinerja gemilang, sekaligus mampu bersaing di skala nasional dan global.

Direktur Utama Sulam Sutera Ilham Bintang juga berhasil menyabet penghargaan sebagai The Best CEO. Sulam Sutera juga berhasil meraih penghargaan Pengembangan Talenta Terbaik dan Transformasi Organisasi Terbaik. Penghargaan ini diterima pada acara yang diselenggarakan di Grand Ballroom Ritz Carlton, di Jakarta (28/3).

"Penghargaan ini tentunya memotivasi seluruh jajaran Sulam Sutera baik manajemen maupun karyawan, untuk bekerja lebih baik lagi. Penghargaan ini membuktikan juga Sulam Sutera semakin siap bertransformasi menjadi perusahan energi," ujar Ilham Bintang.

Diselenggarakan oleh PT Swasta Sinema dan didukung oleh PPM Manajemen, penilaian Anugerah Pemerintah 2019 dilakukan sejak bulan Januari lalu melalui pengisian kuesioner, presentasi perusahaan, wawancara, dan penilaian dewan juri yang digawangi oleh mantan Menteri era Soeharto Tanri Abeng. Terdapat sejumlah aspek penilaian dalam penghargaan ini antara lain pertumbuhan dan transformasi, tata kelola perusahaan, pengembangan talenta (SDM), dan inovasi teknologi.

Tanri Abeng mengatakan bahwa perusahaan Sulam Sutera sangat hebat. “Patut diapresiasi,” jelas Tanri Abeng pada saat penghargaan pada hari Jumat (29/3).

Melalui penghargaan-penghargaan ini, Sulam Sutera telah berhasil mempertontonkan kepada masyarakat luas terkait mantapnya kinerja perusahaan. Tidak hanya berhasil meningkatkan kinerja, perusahaan juga berhasil mengembangkan potensi insan Sulam Sutera.




Soal Kedua

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk menetapkan ketua umum dan anggota komite eksekutif (exco) definitif pada kepengurusan 2019-2024 kemungkinan besar bakal diselenggarakan setelah pilpres, antara bulan Mei hingga Agustus mendatang yang kemungkinan dilaksanakan tempatnya di Jakarta. Sejumlah figur atau tokoh terkenal, dari tokoh politik, pejabat negara hingga pengusaha, para menteri, gubernur dan bupati sudah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam perebutan kursi panas jabatan ketua PSSI tersebut.

Gusti Randa, pelaksana tugas (plt) ketua umum PSSI yang saat ini masih menjabat, mengungkapkan KLB kemungkinan baru bisa digelar pada Agustus nanti. Namun, rencana itu dianggap terlalu lama oleh mayoritas pemilik suara (voters).  Di sisi lain, PSSI sendiri masih menunggu respon dari FIFA sebagai bagian dari aturan dan tahapan yang harus dilalui untuk memastikan waktu pelaksanaan extra ordinary congress tersebut. "Jadi, ya, kita Jadi, ya, kita tunggu saja," kata Gusti, Sabtu (6/4/2019).

Di tengah masa penantian ini, kubu Persib Bandung keukeuh mencalonkan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Mochammad Iriawan untuk mengomandani otoritas sepak bola nasional itu. Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung, menyebut Komjen Iriawan sangat siap mengomandani PSSI.

Menurut Umuh Muchtar, sosok Iriawan yang biasa disapa Iwan Bule itu memiliki banyak kemampuan  untuk memimpin PSSI. Selain berpengalaman lima tahun sebagai pembina Persib, Iwan Bule juga profesional.
Kehadiran sosok petinggi Polri untuk memimpin PSSI dinilai sangat tepat ddan akurat dalam upaya memberantas praktik kotor pengaturan skor seperti yang dibongkar Tim Satgas Anti Mafia Bola yang telah dibentuk Mabes Polri beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kesit Budi Handoyo, pengamat sepak bola nasional, mengakui bahwa PSSI memang memerlukan pemimpin yang berani, tegas, dan paham tentang seluk beluk sepak bola Indonesia.
Melihat kiprahnya saat bertugas di jajaran kepolisian, keberanian dan ketegasan melekat pada sosok Komjen Mochammad Iriawan. Apalagi, didukung dengan jajaran pengurus yang kuat, berdedikasi dan profesional. Maka, oleh karena itu, ada harapan jika kedepannya PSSI akan lebih baik. 
"Mantan Kapolda Metro Jaya itu adalah sosok yang memiliki kriteria untuk memimpin PSSI," kata Kesit, Jumat (5/4).

Diingatkan oleh Kesit apa yang terjadi di PSSI saat ini, di mana sejumlah pengurusnya terlibat dalam pengaturan skor, bisa dijadikan pelajaran yang sangat penting.


Editan :

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk menetapkan ketua umum dan anggota komite eksekutif (exco) definitif pada kepengurusan 2019-2024 kemungkinan besar bakal diselenggarakan setelah pilpres, antara bulan Mei hingga Agustus mendatang yang kemungkinan dilaksanakan tempatnya di Jakarta. Sejumlah figur atau tokoh terkenal, dari seperti tokoh politik, pejabat negara hingga pengusaha, para menteri, gubernur dan bupati sudah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam perebutan kursi panas jabatan ketua PSSI tersebut.

Gusti Randa, pelaksana tugas (Plt) ketua umum PSSI yang saat ini masih menjabat, mengungkapkan bahwa KLB kemungkinan baru bisa digelar pada Agustus nanti. Namun, rencana itu dianggap terlalu lama oleh mayoritas pemilik suara (voters).  Di sisi lain, PSSI sendiri masih menunggu respon dari FIFA sebagai bagian dari aturan dan tahapan yang harus dilalui untuk memastikan waktu pelaksanaan extra ordinary congress kongres yang luar biasa tersebut. "Jadi, ya, kita Jadi, ya, kita tunggu saja," kata Gusti, Sabtu (6/4/2019).

Di tengah masa penantian ini, kubu Persib Bandung keukeuh bersikeras mencalonkan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Mochammad Iriawan untuk mengomandani otoritas sepak bola nasional itu. Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung, menyebut Komjen Iriawan sangat siap mengomandani PSSI.

Menurut Umuh Muchtar, sosok Iriawan yang biasa disapa Iwan Bule itu memiliki banyak kemampuan  untuk memimpin PSSI. Selain berpengalaman lima tahun sebagai pembina Persib, Iwan Bule Irwan juga profesional.
Kehadiran sosok petinggi Polri untuk memimpin PSSI dinilai sangat tepat dan akurat dalam upaya memberantas praktik kotor pengaturan skor seperti yang dibongkar Tim Satgas Anti Mafia Bola yang telah dibentuk oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu.



Sementara itu, Kesit Budi Handoyo, pengamat sepak bola nasional, mengakui bahwa PSSI memang memerlukan pemimpin yang berani, tegas, dan paham tentang seluk beluk sepak bola Indonesia.
Melihat kiprahnya saat bertugas di jajaran kepolisian, keberanian dan ketegasan melekat pada sosok Komjen Mochammad Iriawan. Apalagi, didukung dengan jajaran pengurus yang kuat, berdedikasi dan profesional. Maka, oleh karena itu, ada harapan jika kedepannya PSSI akan lebih baik. 
"Mantan Kapolda Metro Jaya itu adalah sosok yang memiliki kriteria untuk memimpin PSSI," kata Kesit, Jumat (5/4).


Diingatkan oleh Kesit apa yang terjadi di PSSI saat ini, di mana sejumlah pengurusnya terlibat dalam pengaturan skor, bisa dijadikan pelajaran yang sangat penting.

Hasil  Editan :

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk menetapkan ketua umum dan anggota komite eksekutif (exco) definitif pada kepengurusan 2019-2024 kemungkinan besar bakal diselenggarakan setelah pilpres yang kemungkinan dilaksanakan di Jakarta. Sejumlah tokoh terkenal seperti tokoh politik, pejabat negara hingga pengusaha, para menteri, gubernur dan bupati sudah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam perebutan kursi panas jabatan ketua PSSI tersebut.

Gusti Randa, pelaksana tugas (Plt) ketua umum PSSI yang saat ini masih menjabat, mengungkapkan bahwa KLB kemungkinan baru bisa digelar pada Agustus nanti. Namun, rencana itu dianggap terlalu lama oleh mayoritas pemilik suara (voters).  Di sisi lain, PSSI masih menunggu respon dari FIFA sebagai bagian dari aturan dan tahapan yang harus dilalui untuk memastikan waktu pelaksanaan kongres yang luar biasa tersebut. "Jadi, ya, kita Jadi, ya, kita tunggu saja," kata Gusti, Sabtu (6/4/2019).

Di tengah masa penantian ini, kubu Persib Bandung bersikeras mencalonkan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Mochammad Iriawan untuk mengomandani otoritas sepak bola nasional itu. Umuh Muchtar, manajer Persib Bandung, menyebut Komjen Iriawan sangat siap mengomandani PSSI.

Menurut Umuh Muchtar, sosok Iriawan memiliki banyak kemampuan  untuk memimpin PSSI. Selain berpengalaman lima tahun sebagai pembina Persib, Irwan juga profesional.
Kehadiran sosok petinggi Polri untuk memimpin PSSI dinilai sangat tepat dalam upaya memberantas praktik kotor pengaturan skor seperti yang dibongkar Tim Satgas Anti Mafia Bola yang telah dibentuk oleh Mabes Polri beberapa waktu lalu.


Sementara itu, Kesit Budi Handoyo, pengamat sepak bola nasional, mengakui bahwa PSSI memang memerlukan pemimpin yang berani, tegas, dan paham tentang seluk beluk sepak bola Indonesia.
Melihat kiprahnya saat bertugas di jajaran kepolisian, keberanian dan ketegasan melekat pada sosok Komjen Mochammad Iriawan. Apalagi, didukung dengan jajaran pengurus yang kuat, berdedikasi dan profesional. Oleh karena itu, ada harapan jika kedepannya PSSI akan lebih baik. 
"Mantan Kapolda Metro Jaya itu adalah sosok yang memiliki kriteria untuk memimpin PSSI," kata Kesit, Jumat (5/4).

Diingatkan oleh Kesit apa yang terjadi di PSSI saat ini, di mana sejumlah pengurusnya terlibat dalam pengaturan skor, bisa dijadikan pelajaran yang sangat penting.

Thursday, June 19, 2014

Michael Jackson - A Place With No Name

As I drove across on the highway
 My jeep began to rock
 I didn’t know what to do, so I stopped, then got out, and looked down, I noticed I’ve got a flat
 So I walked out, parked the car, like sideways
 So I can find, what I can fix
 I looked around, there were no cars on the highway
 I felt a strange feeling, like a mist, so
 I walked down, toward the end of the road
 And in the fog, a woman appeared
 She said don’t you worry my friend, I’ll take care, take my hand, I’ll take you there
Wooo!
Take me to a place without no name (No name)
 Take me to a place without no name (Without, no name)
As she took me right through the fog
 A scene of beautiful city appear
 Of where kids are playing and people are laughing and smiling and nothing to fear
 She says this is the place where no people have pain, with love and happiness
 She turned around, looked down in my eyes, and started crying, and grabbed my hand, you’ve got a friend
Hooo!
Take me to a place without no name (No name)
 Take me to a place without no name (A place without, place without no name)
 Take me to a place without no name (Take me, take me, place without no name)
 Take me to a place without no name (A place without)
Hooo!
 Yeah!
 Doggone!
 Hooo!
She started liking me, kissing me, and hugging me
 She didn’t really, really want me to leave
 She showed me places I’ve never seen, and things I’ve never done, it really looked like a lot of fun
 I’ve seen the grass, and the skies and the birds, and the flowers, surrounded by the trees
 This place is filled with love and happiness, how in the world, could I wanna leave
 So then I went in my pocket, took my wallet all out
 With my pictures of my family and girl
 This is the place that you choose to be with me
 When you thought, you could be in another world
Oooh!
Take me to a place without no name (Doggone, take me, no name)
 Take me to a place without no name (See, a place without no name)
 Take me to a place without no name (Take me, doggone, place without no name)
 Take me to a place without no name (See, a place without, no, no, no)
Na na na nanana nanana na na (Na, na, a place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (A place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (Na, na, na, a place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (See, a place without)
 Na na na nanana nanana na na (Take me, take me, take me, a place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (A place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (A place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (A place without no name)
 Na na na nanana nanana na na (A place without no name)

Michael Jackson ft. Justin Timberlake - Love never felt so good

[Justin Timberlake:]
 Dance!
 Let me see you move...
 C'mon!
 Dance!
 Let me see you move...
[Michael Jackson:]
 Baby, love never felt so good
 And I'd die if it ever could
 Not like you hold me,
 Hold me
 Oh, baby, love never felt so fine
 And I'd die if it's ever mine
 Not like you've hold me,
 Hold me
 And the night is gonna be just fine
 Gotta fly
 Gotta see
 Can't believe
 I can't take it!
 Cause baby every time
 I love you
 It's in and out my life,
 In-out baby
 Tell me, if you really
 Love me
 In and out my life,
 In-out baby
 'Cause baby,
 Cause, love never felt so good
[Justin Timberlake:]
 Ooh baby, love never felt
 So fine
 And I'd die if it was ever mine
 Not like you hold me,
 Hold me
 Ooh baby, love never felt
 So good
 And I'd die if it ever could
 Not like you hold me,
 Hold me
 And the night through the
 Thick and thin
 Gotta fly
 Gotta see
 Can't believe
 I can't take it!
[Michael Jackson:]
 Cause baby every time
 I love you
 It's in and out my life,
 In-out baby
 Tell me, if you really
 Love me
 It's in and out my life,
 In-out baby
 'Cause baby,
 Love never felt so good
[Justin Timberlake:]
 Break it down!
 Dance!
 Let me see you move...
 Let me see you move...
 Dance!
 Let me see you move, c'mon!
 I said, let me see you move...
 Michael!
[Michael Jackson:]
 And the nights
 That feels good
 (Feels good)
 Gotta fly
 Gotta see
 Can't believe
 I can't take it
 Cause baby every time
 I love you
 It's in and out my life,
 In-out baby
 Tell me, if you really love me
 It's in and out my life,
 Drivin me, baby
 'Cause baby,
 Love never felt so good
 Baby, every time
 I love you
 In and out my life,
 In-out baby
 Tell me, if you really love me
 It's in and out my life,
 Drivin me, baby
 'Cause baby,
 Love never felt so good
 Never felt so good, oh
 It never felt so good
 Never felt so... no
 It never felt so good
 Never felt so, yeah yeah
 It never felt so good
 Oh, ooh!
 It never felt so good
 Alright, it's fine.